Setiap umat Muslim pasti mendambakan
surga. Namun, pertanyaan besarnya adalah: Sudahkah kita benar-benar tahu jalan
dan cara untuk sampai ke sana?
Sebuah lirik qosidah mengingatkan kita
dengan sangat indah:
"Siapa ingin ke surga, pintu selalu
terbuka. Tak mudah dimiliki, hanya tuk orang suci. Carilah pintu surga, dengan
amal sendiri."
Lirik ini menyadarkan kita bahwa surga
adalah tempat yang mulia bagi jiwa-jiwa yang suci. Kesucian tersebut bukan
datang dengan sendirinya, melainkan dibentuk melalui kualitas dan kuantitas
amal ibadah kita yang mencakup dua dimensi utama:
Pertama: Ibadah Mahdhah (Hubungan Vertikal)
Inilah hubungan langsung antara seorang
hamba dengan Allah SWT. Contoh utamanya adalah shalat, puasa, zakat, dan haji.
Ibadah ini adalah fondasi ketaatan kita kepada Sang Pencipta.
Kedua: Ibadah Muamalah (Hubungan Horizontal)
Inilah interaksi sosial antar sesama
manusia. Salah satu bentuk yang paling sering kita lakukan sehari-hari adalah transaksi
jual beli.
Secara prinsip, Allah SWT telah
menghalalkan jual beli
وَاَحَلَّ اللّٰهُ الْبَيْعَ وَحَرَّمَ الرِّبٰواۗ
Artinya : Padahal, Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba (QS. Al-Baqarah: 275).
Namun,
aktivitas ekonomi ini bisa berubah menjadi sumber murka Allah jika di dalamnya
terdapat unsur riba atau kecurangan.
Agar perniagaan kita tetap suci dan
berkah, kita wajib menjauhi tiga praktik buruk berikut:
Pertama: Sumpah Palsu: Menghalalkan segala cara agar dagangan laris dengan
memberikan kesaksian palsu atas nama Allah.
Kedua: Menyembunyikan Cacat Barang: Menjual barang yang rusak tanpa memberitahu
pembeli demi keuntungan sepihak.
Ketiga: Kecurangan Timbangan: Mengurangi hak pembeli dalam takaran atau
timbangan yang merupakan perbuatan yang sangat dicela dalam Al-Qur'an.
Kesimpulan
Surga memang milik orang yang suci, dan
jalan menuju kesucian itu melewati kejujuran kita dalam beribadah kepada Allah
maupun dalam berinteraksi dengan sesama. Pastikan setiap rupiah yang kita
dapatkan berasal dari transaksi yang bersih dari unsur khianat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar