Pendidikan
adalah investasi terbesar dalam kehidupan. Harta bisa habis, jabatan bisa
hilang, tetapi pendidikan yang baik akan melekat sepanjang hayat. Terlebih lagi
bagi anak-anak kita, pendidikan bukan hanya bekal untuk mencari pekerjaan,
tetapi bekal untuk menjalani kehidupan dengan iman, akhlak, dan tanggung jawab.
Anak adalah
amanah dari Allah. Mereka terlahir dalam keadaan suci, dan orang tualah yang
akan membentuk arah perjalanan hidupnya. Maka pendidikan anak bukan pilihan,
melainkan kewajiban. Pendidikan yang dimaksud bukan hanya pendidikan akademik,
tetapi juga pendidikan akidah, ibadah, akhlak, dan karakter.
Sebagaimana perkataan sahabat
mulia, Ali bin Abi Thalib r.a.:
وَقَالَ
عَلِيُّ بْنُ أَبِي طَالِبٍ: عَلَّمُوا أَوْلادَكُمْ فَإِنَّهُمْ خُلِقُوْا
لِزَمَانِ غَيْرِ زَمَانِكُمْ.
Dan 'Ali bin Abi Thâlib r.a,
berkata: "Ajarkanlah anak-anak kalian karena sesungguhnya mereka
diciptakan untuk suatu zaman yang berbeda dengan kalian."
Perkataan ini sangat relevan
dengan kehidupan kita hari ini. Anak-anak kita hidup di zaman yang penuh dengan
perubahan cepat. Jika dulu kita belajar dari buku dan guru di kelas, hari ini
anak-anak belajar dari dunia digital, media sosial, dan teknologi yang
berkembang luar biasa pesat.
Apa makna nasihat dari Ali bin
Abi Thâlib r.a?
Pertama, orang tua dan
guru tidak boleh mendidik dengan cara lama untuk tantangan yang baru tanpa
penyesuaian. Zaman berubah, maka pendekatan pendidikan pun harus bijak dan
relevan.
Kedua, pendidikan bukan hanya soal ilmu, tetapi juga adab atau akhlaq ( الأدب فوق العلم ). Di era keterbukaan informasi, anak-anak sangat mudah mengakses apa saja. Tanpa pondasi iman dan adab, ilmu bisa membawa mereka pada kesesatan. Maka tugas kita bukan sekadar membuat anak pintar, tetapi juga membuat mereka beradab dan berakhlaq.
Ketiga, kita harus menjadi pembimbing, bukan hanya pengontrol. Anak-anak butuh didengar, dipahami, dan diarahkan. Jangan hanya melarang, tetapi jelaskan alasan dan tanamkan nilai dalam diri mereka. Sebagai orang tua, kita harus terus belajar. Jangan sampai anak lebih paham dunia daripada kita, sementara kita tertinggal dan hanya mampu menyalahkan zaman.
Anak-anak adalah amanah. Mereka
bukan hidup untuk masa lalu kita, tetapi untuk masa depan mereka. Tugas kita
adalah membekali mereka dengan iman yang kuat, ilmu yang luas, dan akhlak yang
mulia agar mampu menghadapi zamannya dengan bijak.
Semoga Allah menjadikan kita
orang tua dan pendidik yang mampu mempersiapkan generasi yang saleh, cerdas,
dan tangguh menghadapi perubahan zaman.
Aamiin ya Rabbal ‘Alamiin
Tidak ada komentar:
Posting Komentar